Wisata di Indonesia Aja: Destinasi Seru untuk Dikunjungi Saat ke Danau Toba

Iziroam | 07 Oct 2021

Sekilas tentang Danau Toba 

Masih berbicara tentang 10 Bali baru yang sedang gencar-gencarnya disosialisasikan oleh Pemerintah.

74.000 tahun yang lalu, terjadi sebuah letusan eksplosif terbesar di Bumi dalam kurun waktu 25 juta tahun terakhir. Letusan gunung berapi super masif tersebut terjadi di Gunung Toba dan berkekuatan VEI (Volcanic Explosivity Index) 8.

Menurut teori bencana Toba, letusan ini berdampak besar bagi populasi manusia di seluruh dunia. Dampak letusan menewaskan sebagian besar manusia yang hidup waktu itu dan diyakini menyebabkan penyusutan populasi manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu, yakni sekitar 60 juta jiwa.

Dampak lainnya, menurut Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University, letusan ini juga menyebabkan kematian massal serta punahnya beberapa spesies.

Setelah letusan tersebut terjadi, terbentuklah kaldera yang kemudian terisi oleh air, lalu kini kita menyebutnya Danau Toba.

Letusan tersebut juga tak hanya mewariskan Danau Toba untuk Indonesia terutama Sumatra Utara, akibat letusan tersebut, sebagian tanah dengan posisi miring ke arah Barat Daya juga membentuk pulau baru yang kini dikenal dengan nama Pulau Samosir.

Baca juga: Mengulik Makanan Khas dari Sumatra Utara

Destinasi seru untuk dikunjungi saat berada di Sumatra Utara

Pernah menjadi bencana dunia, kini Danau Toba berubah jadi surga wisata yang digandrungi wisatawan lokal dan mancanegara.

Bagi kamu yang ingin berkunjung ke Danau Toba, siapkan waktu lebih panjang untuk jelajah kawasan lainnya. Berikut adalah 11 rekomendasi wisata saat berkunjung ke Danau Toba:

1. Danau Toba

Danau Toba merupakan danau vulkanik terbesar di dunia dengan panjang 100Km dan lebar 30Km serta kedalaman berkisar 500M. Dengan ukuran ini, Danau Toba disebut-sebut lebih mirip laut dibandingkan danau.

Udaranya yang begitu sejuk, kondisi yang tenang, serta keindahan alamnya yang menakjubkan membuat Danau Toba menjadi pilihan yang tepat untuk bersantai dan beristirahat dari gaduhnya kota-kota besar dengan segudang aktivitasnya.

2. Pulau Samosir

 

Berada tepat di tengah-tengah Danau Toba, Pulau Samosir masuk dalam list must visit wisatawan. Selain karena letaknya yang unik, Pulau Samosir juga menyimpan banyak kekayaan budaya yang dapat disaksikan langsung oleh pengunjung.

Salah satu kekayaan yang dimiliki oleh Pulau Samosir adalah Sigale-gale, sebuah boneka kayu yang telah hadir sejak 400 tahun lalu. Boneka atau patung Sigale-gale merupakan patung setinggi 1,5 meter yang digerakkan oleh manusia. Patung tersebut menggunakan pakaian tradisional Batak secara lengkap dari kaki hingga kepala.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, boneka ini dulu dapat menari bahkan mengeluarkan air mata serta dipercaya dapat bergerak sendiri saat ritual tertentu. Untuk bisa menyaksikan pertunjukan Sigale-gale, biaya yang harus dikeluarkan adalah Rp 50.000 per orang.

Di Samosir, kamu juga akan mendapati Museum  Huta Bolon Simanindo, tempat dimana kamu bisa mempelajari suku Batak Toba mulai dari pakaian adat, perhiasan, peralatan masak, peralatan tenun, persenjataan, porselen Belanda dan Tiongkok, hingga patung dan ukiran khas Batak. Tenang, harga tiket masuk ke Museum Huta Bolon tergolong murah kok, hanya Rp 10.000 per orang.

Baca juga: Wisata Di Indonesia Aja - Eksplore Labuan Bajo

3. Ponot waterfall, Asahan

 

Dari kota Kisaran, bergerak selama kurang lebih 2-3 jam perjalanan menuju Kabupaten Asahan lewat Kecamatan Bandar Pulau. Tepatnya di Desa Tangga, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan.

Di sana, kamu akan bertemu Ponot Waterfall atau Air Terjun Ponot. Air terjun ini memiliki ketinggian hingga 250M dan memiliki tiga undakan air terjun.

Air terjun ini berasal dari anak sungai Sungai Asahan yang mengalir ke Selat Malaka sehingga melahirkan Air Terjun Sigura-gura dan Air Terjun Tangga yang kadang disebut juga dengan Air Terjun Sampuran Siharimo yang menghasilkan arus listrik.

4. Pemandian air panas, Sipoholon

 

Riset-riset menyebutkan bahwa negeri kita berada dalam lingkar cincin api. Tak tanggung-tanggung, ada sekitar 240 gunung api, 70 diantaranya masih aktif. Meski sewaktu-waktu bisa membahayakan kehidupan manusia, cincin api juga membawa berkah tersendiri. Dari sumber-sumber air panas tersebut kemudian dibangun kanal-kanal yang bermuara pada kolam-kolam. Kolam-kolam itu kemudian menjadi tempat yang disenangi banyak orang untuk berendam di air hangat, salah satunya adalah Pemandian Air Panas, yang berlokasi di Sipoholon.

Oh iya, bagi kamu memiliki mimpi untuk jelajah Turki untuk melihat langsung indahnya Pamukkale, tenang saja, Pemandian Air Panas Sipoholon memiliki keindahan yang mirip dengan Pamukkale. Kamu bisa menikmati pemandangan ini dengan biaya lebih terjangkau.

5. Sigalapang Cave, Asahan

 

Sigalapang Cave atau goa Sigalapang merupakan sungai beraliran tenang namun gelap. Panjangnya mencapai 100-150 meter dengan kedalaman sekitar 5-7 meter. Di bagian kiri dan kanan sungai, terdapat dinding batu berlumut dan nyaris berwarna hitam dengan tinggi mencapai belasan meter. Tak hanya itu, di bagian atasnya ditumbuhi pepohonan yang membuat aliran sungai ini tampak gelap dan hanya disinari terik saat pukul 12 siang hingga menyerupai goa. Ini pulalah yang menjadi alasan lahirnya nama Sigalapang Cave.

Untuk menikmati ketenangan di goa ini, kamu bisa menggunakan rakit yang terbuat dari bambu dan disokong oleh ban mobil berukuran besar sebagai pelampung rakit, serta perahu karet yang disediakan oleh pengelola. Kamu juga akan ditemani oleh guide dengan bayaran Rp 10.000 per orang. Oh iya, per guide biasanya hanya bisa mamandu 5 hingga maksimal 7 pengunjung.

Baca juga: Wisata di Indonesia Aja - Cerita Di Balik Destinasi Super Prioritasi Candi Borobudur

6. Hole Island, Sipolha

 

Oleh warga lokal dan pecinta alam, Hole Island atau Pulau Hole kerap dijadikan sebagai tempat untuk kegiatan berkemah. Hal ini lantaran permukaan tanah di bagian puncak Pulau Hole cukup rata untuk mendirikan tenda. Belum lagi, angin yang berhembus tidak terlalu kencang sehingga pengunjung lebih nyaman untuk berkemah. Hanya saja, seluruh peralatan berkemah harus kamu bawa sendiri karena di sana tidak tersedia tempat penyewaan tenda.

Biaya masuk juga sangat terjangkau, hanya perlu membayar biaya parkir Rp 5.000 per kendaraan roda dua. Bila ingin menginap, biayanya cukup dikali dua saja. Murah bukan?

Oh iya, di tempat ini kamu juga akan mudah sekali mendapatkan ikan endemik air tawar seperti Jahir, ikan Pora-pora dan ikan Nila. Namun bila tidak ingin repot-repot, kamu bisa tinggal beli saja pada penduduk lokal.

7. Huta ginjang, Tapanuli Utara

Kawasan wisata Danau Toba memang terkenal dengan suhunya yang sejuk dan menenangkan, eits, tapi jangan salah. Di sini, kamu juga bisa uji adrenalin dengan mencoba olahraga paralayang.

Olahraga ini bisa kamu temukan di Huta Ginjang. Huta berarti desa, Ginjang berarti berada di atas. Huta Ginjang mengacu pada letak desa yang posisinya berada di ketinggian.

Ngga salah kalau spot ini dimanfaatkan untuk olahraga paralayang yang bisa memacu adrenalin. Selain menikmati keseruan olahraga, Huta Ginjang juga disebut-sebut tempat yang sempurna untuk menikmati keindahan Danau Toba.

8. Holbung Hill, Samosir

 

Kalau yang satu ini, tak perlu ditanya lagi. Bagi anak-anak muda pecinta alam, Holbung hill atau Bukit Holbung merupakan salah satu list destinasi yang wajib dikunjungi.

Masih berlokasi di Samosir, tempat ini menawarkan panorama luas Danau Toba dan lansekap jajaran bukit dari puncak dengan lahan rumput dan jalur pejalan kaki.

Itu dia beberapa rekomendasi detinasi di wilayah Danau Toba, siap menjelajah?

Jangan lupa selalu bawa modem IziRoam dalam setiap perjalananmu, ya!