Wisata Di Indonesia Aja – Eksplore Labuan Bajo

Izi Roam | 23 Sep 2021

Sudah tahu belum kalau Komodo, oleh warga lokal disebut juga Ora, merupakan kadal raksasa yang menjadi pintu pembuka bagi pariwisata di Labuan Bajo? Ayo eksplore Labuan Bajo lebih dalam lagi

Labuan Bajo merupakan salah satu kelurahan yang berada di kecamatan Komodo, kabupaten Manggarai Barat, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, yang kini sudah menjadi sebuah kota.  

Labuan Bajo memiliki Taman Nasional Komodo yang pada tahun 1991 sudah ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO. Disusul kembali masuk sebagai satu dari 7 keajaiban dunia pada tahun 2017 serta menjadi 10 destinasi terbaik dunia dalam majalah National Geographic.

Selain Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo juga kaya akan destinasi wisata yang memesona sekaligus mampu mengundang hadirnya wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Keindahan yang ditawarkan oleh Labuan Bajo kemudian dikembangkan. Sejalan dengan pengenalan yang lebih luas, Labuan Bajo pun masuk dalam 10 Destinasi Bali Baru sebagai ikon pariwisata Indonesia bersama Danau Toba, Belitung, Tanjung Lesung, Pulau Seribu, Candi Borobudur, Mandalika, Gunung Bromo Tengger, Wakatobi serta Morotai.

Istilah 10 Bali Baru sendiri dicanangkan agar ke-10 destinasi wisata tersebut memiliki intenstas pengunjung yang sama banyaknya dengan Bali, mengingat Bali memiliki kemampuan menarik wisatawan mancanegara dengan total 4 juta wisatawan per tahun dan mengalami kenaikan setiap tahunnya.

Lansekap yang dimiliki Labuan Bajo juga menjadi buruan yang tepat bagi kamu penyuka fotographi, namun selain itu, banyak kegiatan seru lain yang bisa dilakukan saat berada di Labuan Bajo

Berkunjung ke Taman Nasional Komodo

Komodo, oleh warga lokal disebut juga Ora, merupakan kadal raksasa yang menjadi pintu pembuka bagi pariwisata di Labuan Bajo.

Komodo pertama kali diliput dalam jurnal ilmiah pada tahun 1912 oleh Pieter Antonie Ouwens, Direktur Museum Zoologi Bogor. Penemuan inilah yang menjadi awal mula eksistensi Labuan Bajo di mata dunia karena banyak turis dan ilmuwan yang datang untuk melihat langsung ora.

Taman nasional ini didirikan tahun 1980 dengan tujuan untuk melindungi komodo dan habitatnya. Kamu yang suka dengan fauna, fotographi sekaligus hal-hal yang dapat memacu adrenalin, wajib mengunjungi tempat ini.

Komodo umumnya terdapat di pulau Komodo, Rinca, Flores Gili Motang dan Gili Dasami, NTT. Saat berkunjung ke Taman Nasional Komodo, pastikan kamu didampingi oleh petugas atau pemandu resmi terlatih yang telah disediakan oleh pihak Taman Nasional Komodo karena di kelima pulau tersebut, terdapat sekitar 3.012 ekor komodo yang hidup liar.

Tapi harus tetap hati-hati ya. Karena sejak 1974, telah terdapat 30 kasus serangan komodo terhadap manusia dengan setidaknya lima korban tewas.

Pastikan menjadi saksi hidup pesona Pink Beach

Seperti namanya, pantai yang terletak di kawasan Taman Nasional Komodo, NTT ini, memiliki pasir dengan warna yang berbeda dari pasir di pantai pada umumnya.

Pasir di pantai ini merupkan salah 1 dari 7 pantai berpasir merah mudah yang ada di dunia. Warnanya yang unik membuat Pink Beach disukai wisatawan. Tapi, tahukah kamu kenapa pasir di pantai ini berwarna merah muda?

Warna tersebut muncul dari hewan mikroskopis dan pecahan batu karang berwarna kemerahan di sekitar pesisir pantai.

Sedikit mendaki, pemandangan dari puncak Pulau Padar juga sangat layak dinikmati

Bagi kamu memiliki rasa takut akan hewan liar dan tak sanggup bila berhadapan dengan Komodo, namun masih ingin beriwisata ke Labuan Bajo, Pulau Padar adalah jawabannya. Meski berdekatan dengan Pulau Rinca, Pulau Padar tidak dihuni oleh ora.

Di sini, kamu bisa menikmati keindahan alam yang ditawarkan dari puncak Pulau Padar. Deretan perbukitan, pulau serta lautan biru akan menarikmu dalam situasi tenang dan membuatmu betah berlama-lama di sana.

Eits, tapi jangan senang dulu. Kamu harus siapin kekuatan kaki karena harus berjalan sekitar 3,5 jam untuk tiba di puncak Pulau Padar yang memiliki ketinggian 400 meter dari permukaan laut ini.

Jangan lupa menantang adrenalin dengan berenang di Goa Rangko

Bicara tentang goa, bayangannya jangan langsung tentang ruangan sempit, gelap dan penuh kelelawar ya. Goa yang satu ini, sangat berbeda.

Yang ini ngga usah ditanya lagi, deh. Tentu menyenangkan. Di Goa Rangko kamu bisa melihat langsung formasi batu dan pancaran matahari sore. Perpaduan keduanya membuat air terlihat seperti blue diamond yang berkilauan.

Tempat ini sangat populer sebagai tempat berenang dan menyelam. Gimana? Siap untuk coba?

Cobain Life on Board di kapal phinisi

Kapal Phinisi berarti kapal yang tangguh dan mampu melawan ombak. Sebetulnya dulu, Phinisi adalah perahu tradisional khas suku Bugis yang dikenal sebagai pelaut handal. Perahu ini umumnya digunakan untuk mengangkut barang dagangan atau sebagai kapal nelayan untuk mencari ikan. Namun kini kapal Phinisi kerap dijadikan sebagai kapal pesiar mewah.

Di Labuan Bajo, kamu juga bisa melihat langsung betapa mewahnya kapal Phinisi. Mau yang lebih seru lagi? Kamu wajib cobain life on board di kapal ini. Oleh warga lokal, life on board dijadikan sebagai salah satu pengalaman menarik yang ditawarkan pada wisatawan.

Gayung bersambut, tawaran ini rupanya disukai bahkan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Menyelam adalah sebuah keharusan

Kaya akan pantai dan keindahan wisata bahari, menyelam di Labuan Bajo adalah hal yang wajib untuk kamu lakukan.

Tinggal pilih mau menyelam di Batu Bolong Reef, di Pulau Kanawa, di Pink Beach, di Pulau Kelor? Yang jelas, urusan menyelam di Labuan Bajo, kamu punya banyaaak sekali list pulau yang akan menerima kamu.

Cinderamata khas Labuan Bajo jangan sampai lupa

Usai melakukan berbagai aktivitas seru di Labuan Bajo, jangan lupa cinderamata untuk dijadikan sebagai kenang-kenangan bahwa kamu pernah memijakkan kaki di salah satu tempat indah yang telah Tuhan ciptakan di bumi Indonesia.

Labuan Bajo terkenal dengan Songke, kain ini juga sering disebut sebagai Lipa atau Towe lalu berkreasi dengan kain tersebut agar bisa kamu gunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Sebagai daerah yang kaya akan wisata bahari, Labuan Bajo yang terletak di NTT adalah sumber mutiara. Bagi kamu yang suka dengan aksesoris, berada di Labuan Bajo adalah waktu yang tepat untuk berburu aksesoris yang terbuat dari mutiara.

Atauu, kamu juga bisa berburu ikan kering serta Kopi Manggarai selama di Labuan Bajo.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, jelajah 10 Bali baru dan wisata di Indonesia aja!

Sertakan selalu modem wifi IziRoam dalam tiap perjalanan kamu agar koneksi internet tak lagi bikin mumet.