Ilustrasi traveling keluar negeri | Sumber foto: Freepik

5 Negara yang Kini Bisa Dikunjungi Tanpa Karantina

Izi Roam | 29 Mar 2022

Siap-siap traveling keluar negeri lagi? Berikut 5 negara yang bisa dikunjungi tanpa karantina...

Dari pandemi Covid-19 menuju endemi

Sejumlah aturan terkait Covid-19 kembali dilonggarkan Pemerintah. Awal Maret, Pelaku Perjalanan Dalam Negeri telah bebas bepergian dengan transportasi umum tanpa perlu menunjukkan hasil swab antigen atau PCR.

Baru-baru ini, Pemerintah juga mengumumkan bahwa tarawih berjemaah dan mudik Lebaran tahun ini diizinkan. Syarat utamanya adalah, pelaku perjalanan telah mendapatkan vaksin primer 2 dosis dan satu kali vaksin booster.

Baca juga: Mulai Siap-siap, Pemerintah Beri Izin Mudik Lebaran

Belum lagi, adanya ketentuan baru bahwa Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) kini bisa kembali ke tanah air tanpa perlu karantina lebih dahulu.

Baca juga: Rencana Karatina untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri Hanya 3 Hari, Simak Syaratnya Di Sini

Perjalanan dari pandemi menjadi endemi ini juga tak luput dari menurunnya jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 dan positivity rate di kota-kota besar yang padat penduduk, serta tingkat keterisian RS Covid-19 di Jawa dan luar Jawa juga masih terkendali.

Negara lain menerapkan hal yang sama

Negara lain rupanya juga telah menerapkan hal yang sama, terutama menerima wisatawan mancanegara tanpa perlu karantina. Meski begitu, negara-negara tersebut juga tetap menerapkan sejumlah syarat saat menerima wisatawan mancanegara.

Negara-negara yang bisa dikunjungi WNI tanpa karantina dan syaratnya

1. Maldives

Maldives atau dikenal juga dengan namanya Republik Maladewa adalah sebuah negara kepulauan yang terdiri dari kumpulan atol atau pulau koral yang mengelilingi sebagian atau seluruh laguna di Samudra Hindia.

Kecantikan Maldives sudah terdengar hingga mancanegara. Keindahannya, sebelum pandemi Covid-19 berhasil menarik hingga 1,7jt wisatawan. Sayangnya, angka ini menurun drastis hingga ke angka 500ribuan pengunjung per tahun.

Kabar baik kini hadir dari negara yang memiliki laut biru seperti kaca ini, wisatawan mancanegara bisa masuk tanpa  menunjukkan hasil negatif PCR atau antigen dan tidak perlu karantina. Namun ada sejumlah syarat yang penting untuk dilakukan:

  • Vaksinasi Covid-19 yang setidaknya 14 hari sebelum kedatangan. Jenis vaksinasi yang diterima adalah AstraZeneca (Vaxzevria atau SK Bioscience Co Ltd. Dari Korea), Covishield, Janssen, Moderna, Pfizer-BioNTech, Sinopharm atau Sputnik V. Wisatawan harus dapat menunjukkan sertifikast vaksin
  • Harus melengkapi “Traveller Health Declaration” 24 jam sebelum kedatangan
  • Wisatawan yang telah vaksin bisa check-in ke berbagai wisma, sedangkan wisatawan yang belum menerima vaksin hanya diizinkan masuk ke wisma di pulau-pulau tertentu

 2. Singapore

Negara tetangga kita ini juga telah menerima wisatawan luar lewat program Vaccinated Travel Framework (VTL). Berikut adalah syarat-syarat lain yang ditetapkan:

  • Wisatawan yang telah mendapatkan vaksin primer lengkap 2 dosis dan vaksin booster, maka tidak perlu melakukan karantina bahkan tidak perlu mengajukan Vaccinated Travel Pass (vtp) ATAU Air Travel Pass (ATP), tidak perlu juga melakukan tes Covid-19 setibanya di Singapore.
  • Harus melakukan tes RT-PCR atau Rapid Antigen 2x24 jam sebelum keberangkatan ke Singapore
  • Melengkapi Singapore Arrival Card 3 hari sebelum kedatangan
  • Mengantongi asuransi dengan nila pertanggungan minimal S$30.000 untuk biaya perawatan medis dan rawat inap terkait Covid-19
  • Diwajibkan untuk menggunakan aplikasi TraceTogether di Singapore untuk kebutuhan pelacakan kontak.

 3. Belanda

Tak hanya Asia, beberapa negara di Eropa juga telah membuka pintu wisata bagi turis asing tanpa perlu karantina. Sama seperti negara-negara lainnya, ada syarat khusus juga yang harus dipenuhi seperti:

  • Turis yang diizinkan masuk hanya turis yang menerima vaksin AstraZeneca (SK Bioscience), AstraZeneca (Vaxzevria), Covaxin, Covishield, Covovax, Moderna (Spikevax), Nuvaxovid (Novavax), Pfizer-BioNTech (Comirnaty), Sinopharm atau Sinovac setidaknya 14 hari sebelum kedatangan.
  • Khusus untuk turis dengan vaksin Janssen, setidaknya telah menerima vaksinasi tersebut 28 hari sebelum kedatangan
  • Hasil tes negatif Covid-19 LAMP, MPOCT, NAAT, PCR, RT-PCR dan TMA bagi penumpang mulai 12 tahun ke atas paling lambat 2x24 jam sebelum keberangkatan
  • Melengkapi Formulir Pernyataan Kesehatan yang wajib ditunjukkan saat boarding. Formulir ini berlaku bagi penumpang mulai usia 13 tahun ke atas.

4. Finlandia

Siap-siap menikmati serunya musim dingin di Finalndia? Tenang, negara ini juga telah menerima wisman kok. Ini dia syarat yang diperlukan:

  • Membawa hasil negatif Covid-19 rapid antigen maksimal 2x24 jam sebelum kedatangan. Yang satu ini, harus tertulis bahasa Inggris, yaa
  • Wisman telah menerima vaksin primer lengkap dan 1 vaksin booster dengan daftar jenis vaksin yang disetujui adalah Pfizer-BionTech, Moderna/Spikevax, AstraZeneca/Vaxzevria, Janssen, Sinopharm, COVISHIELD,CoronaVac/Sinovac, COVAXIN, Nuvaxovid, COVOVAX.

5. Prancis

Kembali mengembara di negara yang romantis, Prancis.

City of lights ini sekarang telah membuka pintu untuk wisman dari berbagai negara yang masuk dalam daftar hijau dan sudah vaksin termasuk Indonesia. Berikut adalah sejumlah syarat tambahan yang perlu kamu ketahui:

  • Bagi penerima vaksin pertama jenis Jansenn, vaksin setidaknya telah dilakukan setidaknya 28 hari sebelum kedatangan
  • Telah menerima vaksin setidaknya 7 hari sebelum kedatangan bagi penerima dosis vaksin kedua jenis AstraZeneca (Vaxzevria), Covishield, Fiocruz, Moderna (Spikevax), Pfizer-BioNTech (Comirnaty) atau R-Covi
  • Telah menerima vaksin setidaknya 7 hari sebelum kedatangan bagi penerima dosis vaksin pertama jenis AstraZeneca (Vaxzevria), Covishield, Fiocruz, Moderna (Spikevax), Pfizer-BioNTech (Comirnaty) atau R-Covi
  • Wajib menunjukkan hasil tes PCR Negatif Covid-19 yang dilakukan paling lambat 3x24 jam atau 2x24 jam hasil rapid antigen negatif sebelum keberangkatan dari titik embarkasi pertama
  • Menerima vaksin lengkap Sinopharm dan Sinovac serta Moderna (Spikevax) atau Pfizer-BioNTech (Comirnaty)
  • Dapat menunjukkan sertifikat pemulihan Covid-19 yang diterbitkan paling lambat 11 hari dan paling lama 6 bulan sebelum keberangkatan
  • Wisman diwajibkan untuk melengkapi Formulir Pencari Penumpang Digital
  • Menjalani tes Covid-19 saat kedatangan

 

Itu dia sejumlah negara yang telah menerima wisman termasuk dari Indonesia tanpa karantina berikut dengan syarat-syarat tambahannya. Jangan lupa, kemanapun kamu pergi, jaga komunikasi dengan travel wifi IziRoam. Pesan sekarang, yuk!