Beberapa Alasan mengapa Wisatawan Domestik Travelling Keluar Negeri

Iziroam | 05 Sep 2019

Berwisata atau bahasa trennya travelling, saat ini dapat menjadi salah satu kebutuhan dan gaya hidup yang harus terpenuhi. Tak harus setiap hari, namun dalam rentang waktu tertentu sebisa mungkin akan dilakukan. 

Manfaatnya sendiri cukup banyak. Mulai dari melepas rasa letih yang sudah menumpuk di pundak, mencari pengalaman baru termasuk untuk menikmati suasana baru yang tak dapat ditemukan di Ibu Pertiwi. 

Sayangnya, meski ada banyak sekali destinasi wisata lokal yang dapat dieksplore, masyarakat masih memilih travelling ke luar negeri. Kenapa sih?

Berdasarkan beberapa informasi yang dihimpun oleh tim IziRoam, berikut adalah beberapa alasan mengapa wisatawan domestik memilik travelling keluar negeri:

1. Biaya travelling lokal lebih mahal

Ini sungguh jadi berita buruk terutama bagi orang-orang yang sangat menyukai travelling. Ditambah lagi bagasi gratis bagi beberapa maskapai dihilangkan. 

Jika punya waktu luang, coba saja cek penerbangan di hari biasa dan high season ke salah satu daerah di Indonesia, hampir tidak ada bedanya.

Sebagai pembanding, berikut adalah salah satu contoh perbedaan signifikan dari harga tiket pesawat menuju dalam dan luar negeri.

Bandara Internasional Soekarno Hatta – Bandara Internasional Kuala Namu, Medan, Sumatera Utara = Rp 1.153.000 satu kali jalan

Sedangkan tarif tiket pesawat di hari dan tanggal yang sama dari bandara internasional Soekarno Hatta menuju Bandara Changi, Singapore hanya Rp 670.000 satu kali jalan. Dan hanya Rp 779.000 tiket pesawat ke Johor Bahru satu kali jalan. 

Harga ini tentu tidak bisa disamakan ke seluruh negara di belahan dunia lainnya, hanya saja, bagi mereka yang belum pernah pergi keluar negeri, perbandingan harga ini tentu menjadi bahan pertimbangan.

2. Agar pernah ke luar negeri

Masih berpedoman bahwa travelling sudah menjadi bagian dari gaya hidup yang susah untuk dipisahkan. Travelling ke luar negeri tentu bisa menjadi salah satu ajang untuk eksistensi diri seseorang di lingkupnya. 

Berbeda dengan traveller yang memang punya tujuan di setiap perjalanannya, baik pengenalan budaya, berburu kuliner, atau target lain yang ingin dicapai, wisatawan yang belum pernah keluar negeri ada saja lho yang berpendapat, yang penting keluar negeri aja dulu. “Biar pernah”, sesederhana itu. Lalu di sana melakukan pengenalan dengan lokasi setempat. Dan mengoleksi foto untuk dikenang di kemudian hari. 

3. Merasakan suasana yang tak dapat ditemukan di tanah air

Sebagai orang yang tinggal di negara tropis, sulit rasanya untuk melihat dan merasakan langsung bagaimana serunya tinggal di sebuah rumah yang dituruni salju. Tidak heran jika keinginan ini masuk dalam salah satu list mimpi yang harus dituntaskan. 

Caranya bagaimana? Travelling! Mencari tau negara apa saja yang dituruni salju, 

4. Berburu kuliner

Untuk pecinta drakor alias drama korea, berburu kuliner ala drakor sepertinya seru dan nikmat sekali. Apalagi ketika melihat pasangan aktor dan artis yang sedang berakting melahap makanan yang masih dipenuhi asap karena panas dengan kondisi di sekililingnya yang dingin dan berangin. 

Dijamin baper dan ingin merasakan langsung dengan pasangan kan? 

5. Kesempatan Jastip 

Pemilik pikiran yang dipenuhi bisnis, perjalanan keluar negeri tak bisa dibiarkan berlalu hanya sebagai moment untuk koleksi foto! Tidak boleh! 

Bagi mereka, ini adalah waktu yang tepat yang untuk berwisata sembari mengembalikan dana yang dikucurkan untuk berlibur lewat open jastip. Menaikkan harga barang beberapa persen dari modal. Bisa saja lho.

Yang jelas, kemana dan kapanpun ingin travelling, pastikan seluruh perjalanan berjalan lancar dengan modem wifi IziRoam selalu di tangan.