Iziroam | 10 January 2018 (update 27 August 2018) | Travel Tips & Tricks

5 Langkah yang Harus Diketahui Jika Ingin Naik Kereta di Jepang

Ada rencana untuk liburan ke Jepang?

Sama dengan di Indonesia, salah satu moda transportasi yang dapat diandalkan saat di Jepang adalah kereta. Nah, agar tidak bingung apa dan bagaimana yang harus dilakukan jika ingin menikmati fasilitas kereta yang tersedia di Jepang, sebelum berangkat, jangan lupa untuk Rental Wifi Jepang terlebih dahulu. Dengan melakukan Rental Modem Jepang semua urusan saat liburan di Jepang pasti akan berjalan dengan lancar. 

Berikut 5 langkah yang harus kamu ketahui saat ingin naik kereta di Jepang:

1. Membeli Tiket

Ada beberapa macam kereta yang terdapat di Jepang. Salah satunya adalah kereta biasa yang sama dengan Commuter Line di Jakarta. Untuk kereta biasa ini, calon penumpang bisa membeli “joshaken” yang dalam Bahasa Indonesianya disebut tiket kereta. 

Jika di Indonesia terdapat kartu multitrip sebagai akses masuk ke Commuter Line, maka di Jepang juga memiliki IC Card seperti Suica. Namun untuk menggunakannya dibutuhkan biaya tambahan administrasi, sehingga harganya pasti lebih tinggi dibandingkan dengan "joshaken".

2. Ketahui Tarif Perjalanan

Sebelum memulai perjalanan, jika ingin memakan “joshaken” periksa terlebih dahulu tarif perjalanan dari stasiun keberangkatan hingga stasiun tujuan. List tarif ini dapat ditemukan di dekat mesin penjual tiket – mirip Ticket Vending Machine di Jakarta – 

Jika tidak ingin menganti dan ribet untuk mencari tahu berapa jumlah tarif dari stasiun keberangkatan ke stasiun tujuan saat akan berganti kereta, lebih direkomendasikan untuk menggunakan IC Card. Kartu ini juga dapat digunakan untuk membayar bus dan pengganti tiket kereta subway. IC Card adalah rekomendasi tiket yang praktis untuk digunakan jika memanfaatkan transportasi umum di Jepang. Lebih seperti e-money gitu sih yaa. Bisa bayar untuk kebutuhan Commuter Line, juga busway. 

3. Melewati Mesin Pemeriksa Tiket.

Ada tiga jenis mesin pemeriksa tiket, ada yang hanya untuk joshaken atau tiket lembaran, ada yang digunakan untuk memeriksa IC Card dan ada juga yang berfungsi untuk keduanya. 

Cara penggunaannya pun berbeda-beda. Untuk kartu lembaran atau joshaken, masukkan tiket pada salah satu ujung mulut mesin pemeriksa, maka tiket akan keluar pada ujung lain mesin. Silahkan ambil tiket yang keluar dari mesin pemeriksa dan simpan baik-baik karena tiket masih akan diperlukan untuk keluar di stasiun akhir. 

Pada IC Card, ada bagian pada kartu yang diberi tanda, sentuhkan bagian yang diberi tanda pada sensor mesin. Langkah yang sama juga berlaku untuk keluar dari stasiun di stasiun tujuan. 

Jika deposite dalam IC Card kurang, maka mesin pemeriksa tiket akan mengeluarkan bunyi dan pintu tidak akan terbuka. Oleh sebab itu, sebelum melakukan perjalanan, silahkan cek saldo terlebih dahulu ya, agar di stasiun tujuan tidak malu. Hihihi. 

Jika berhadapan dengan kasus saldo IC Card kurang dan pintu tidak mau terbuka, biasanya ada petugas yang berjaga di dekat mesin pemeriksa tiket yang akan memberikan petunjuk langkah apa yang harus kamu lakukan. 

4. Mengantri

Jika sudah mendapatkan tiket dan sudah masuk ke peron, belajarlah untuk mengantri. 

Walau sama dengan yang ada di Indonesia, bedanya, jika di Indonesia masyarakat yang ingin naik kereta atau Commuter Line biasanya main serobot, masyarakat Jepang memiliki aturan antri yang telah melekat dan membudaya, sehingga tidak ada yang namanya sradak sruduk saat ingin naik ke kereta. Semua berbaris rapi dan naik secara teratur. 

5. Mempersilahkan Penumpang yang Turun Terlebih Dahulu

Aturan lain yang harus diketahui saat ingin menumpang kereta di Jepang adalah agar mempersilahkan penumpang yang akan turun terlebih dahulu. Dengan demikian tidak ada kejadian yang namanya saling serobot dan alur keluar masuk penumpang tetap berjalan rapi. 

Nah, demikian beberapa langkah untuk menggunakan kereta di Jepang yang harus diketahui. Jika ingin informasi yang lebih lengkap tentang liburan di Jepang, jangan lupa untuk melakukan Rental Modem Wifi Jepang yaaaa.