Ilustrasi paspor | Sumber foto: Freepik

Cara Membuat Passpor Secara Online dengan Mudah

Izi Roam | 22 Mar 2022

Bagi Iziers yang punya rencana untuk berlibur keluar negeri tapi urung dilakukan karena belum memiliki paspor, sudah saatnya mengurus passpor pribadi. Mudah kok, simak caranya di sini...

Bersiap memasuki perubahan pandemi menjadi endemi

Perubahan pandemi menjadi endemi terus terdengar. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), lewat  berbagai program juga terus menyerukan agar masyakarat di seputar destinasi wisata di berbagai penjuru Indonesia mempersiapkan diri menyambut endemi.

Perubahan dari pandemi menjadi endemi bermakna pula semakin terbukanya pintu wisata dari dan menuju Indonesia. Terakhir, pelaku perjalanan pariwisata dan bisnis mendapatkan hawa segar setelah pemerintah resmi mengumumkan warga yang telah melaksanakan vaksin minimal 2 dosis, tidak perlu lagi menunjukkan hasil PCR atau antigen bila ingin bepergian dengan menggunakan trasportasi umum.

Ini artinya, akan semakin terbuka pula kesempatan untuk kembali melakukan travelling keluar negeri. Udah pada kangen kan? Heheh.

Bicara tentang wisata keluar negeri, tentu bahasan tak bisa jauh dari paspor sebagai dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara.

Mengenal jenis-jenis paspor

Bagi Iziers yang punya rencana untuk berlibur keluar negeri tapi urung dilakukan karena belum memiliki paspor, sudah saatnya mengurus passpor pribadi. Namun sebelum jauh membahas proses pembuatannya, kenalan dulu yuk sama jenis-jenis paspornya.

Ada tiga jenis paspor, yakni paspor biasa, paspor dinas dan paspor diplomatik. Untuk perjalanan wisata, umumnya paspor biasa yang paling kerap digunakan.

Paspor ini mengandung data pribadi pemiliknya seperti foto, tanda tangan, tempat tanggal lahir, nomor paspor dan beberapa informasi lain mengenai pemilik.

Paspor biasa ini juga ada dua jenis yaitu paspor biasa fisik dan paspor biasa elektronik atau e-paspor.

E-paspor sendiri memiliki data biometrik pemilik yang disimpan dalam bentuk chip dan ditanam di dalam paspor.

Cara membuat paspor dengan mudah bagi WNI

Sebelunya, kamu bisa siapkan terlebih dahulu syarat-syarat yang diperlukan untuk membuat paspor:

  • KTP yang masih berlaku atau surat keterangan pindah keluar negeri
  • KK
  • Akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah bisa juga surat baptis. Salah satu saja, ya
  • Serta paspor lama yang sebelumnya telah memiliki paspor dan ingin mengganti atau memperpanjang.

Cara membuat paspor:

  1. Daftarkan diri untuk mendapatkan nomor antrian. Pendaftaran bisa dilakukan di https://antrian.imigrasi.go.id/ atau kamu juga bisa instal Aplikasi Pendaftaran Antrian Paspor Online (APAPO). Pendaftaran dilakukan agar kamu dapat menentukan sendiri waktu datang ke Kantor Imigrasi. Oh ya, harus login  dulu ya.
  2. Isi seluruh data yang diminta dengan tepat dan sesuai dengan data pribadi. Hindari typo yaaa. Perlu kamu ketahui juga, 1 perangkat smartphone hanya bisa digunakan untuk mendaftar 1 akun saja.
  3. Tentukan waktu kunjung atau waktu datang sesuai waktu yang kamu inginkan
  4. Piih Kantor Imigrasi
  5. Pilih jenis permohonan apakah untuk permohonan paspor baru atau perpanjangan paspor atau untuk penggantian paspor
  6. Jika sudah, kamu akan medapatkan jadwal dan nomor antrian serta bukti pendaftaran berupa barcode. Bawa barcode ini saat datang ke Kantor Imigrasi
  7. Datang ke Kantor Imigrasi yang kamu pilih sesuai waktu yang kamu tentukan pula. Sebaiknya datang 30 menit hingga 1 jam lebih cepat dari jadwal yang kamu pilih.Tunggu nomor antrianmu dipanggil. Meski pendaftaran dilakukan secara online, memang kamu juga tetap harus ke Kantor Imigrasi untuk verifikasi data dan berkas, wawancara, foto dan scan sidik jari.Jika sudah selesai, lakukan pembayaran melalui bank
  8. Tunggu informasi dari pihak imigrasi kapan paspor bisa diambi. Biasanya sih, 4—5 minggu setelah kunjungan ke kantor Imigrasinya.

Membuat paspor offline juga sebetulnya bisa dilakukan, namun kamu tetap harus lebih dulu melakukan pendaftaran untuk mengambil nomor antrian. Bila membuat paspor offline, pastikan datang lebih pagi karena jumlah dibatasi maksimal 200 orang per hari.

Biaya pembuatan paspor

Biaya pembuatan paspor berbeda-beda tergantung jenis paspor yang kamu minta.

  • Paspor biasa 48 halaman Rp 300.000
  • E-paspor 48 halaman Rp 600.000
  • Paspor biasa 24 halaman Rp 100.000
  • E-paspor 24 halaman Rp 350.000

Itu dia cara membuat paspor secara online. Gimana? Mudah kan?