Buka Pintu Pariwisata, 19 Negara Boleh Masuk Ke Indonesia Kecuali Singapura

Izi Roam | 15 Oct 2021

Setelah sempat menutup pintu pariwisata dari hadirnya wisatawan lokal dan mancenegara selama satu setengah tahun akibat pandemi, kini Indonesia mulai membuka pintu wisata untuk turis mancanegara. Berikut adalah 19 negara yang boleh masuk ke Indonesia

Setelah menutup pintu pariwisata dari hadirnya wisatawan lokal dan mancanegara selama satu setengah tahun, kini Indonesia perlahan kembali membuka pintu pariwisata untuk wisatawan mancanegara.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Ada setidaknya 18 negara yang diizinkan masuk ke Indonesia, kecuali Singapora. Menurut Binsar Menko Marves, hal ini disebabkan Singapora belum memenuhi standar ketentuan dari WHO.

Penerbangan internasional ke Bali dan Kepulauan Riau (Kepri) menjadi penerbangan pertama yang dibuka untuk turis asing pasca pandemi mulai 14 Oktober 2021. Penerbangan ini dibuka dengan harapan dapat memulihkan kembali ekonomi di daerah tersebut.

Adapun ke-19 negara yang dimaksud adalah:

  1. Saudi Arabia
  2. United Arab Emirates
  3. Selandia Baru
  4. Kuwait 
  5. Bahrain
  6. Qatar
  7. China 
  8. India
  9. Jepang
  10. Korea Selatan
  11. Liechtenstein
  12. Italia
  13. Perancis
  14. Portugal
  15. Spanyol
  16. Swedia
  17. Polandia
  18. Hungaria
  19. Norwegia

Namun, negara lain di luar daftar yang telah disebutkan di atas juga bisa masuk ke Indonesia jika melalui pintu masuk perjalanan internasional Jakarta atau Manado, dengan catatan mengikuti ketentuan karantina dan testing yang sudah ditetapkan.

Prosedur Karantina

Bila semula baik Warga Negara Indonesia maupun Warga Negara Asing yang baru memasuki Indonesia dari luar negeri diwajibkan untuk menjalani karantina selama 8 hari, Pemerintah kini mengubah aturan karantina menjadi 5 hari.

Meski telah menerima turis asing, pemerintah berharap agar seluruh wisatawan tetap menerapkan aturan yang berlaku di Indonesia seperti menjalani karantina selama 5 hari, mengikuti ketentuan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, memiliki dan menunjukkan kartu baik fisik maupun digital sebagai bukti telah menerima vaksin Covid-19 harus berbahasa Inggris selain bahasa asal.

Bagi WNA yang berkunjung ke Indonesia untuk tujuan berwisata, diwajibkan masuk lewat entry point atau titik masuk dari bandar udara di Bali atau Kepulauan Riau dengan menunjukkan hasil negatif RT-PCR, serta melampirkan visa kunjungan singkat atau izin masuk lainnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, bukti kepemilikan asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan minimal USSD 100.000 yang mencakup pembiayaan penanganan Covid-19 serta bukti konfirmasi pesanan dan pembayaran tempat akomodasi dari penyedia akomodasi selama menetap atau berwisata di Indonesia.