Negara-negara yang Sudah Buka untuk Wisatawan Indonesia

Izi Roam | 10 Sep 2021

Seiring dengan pelaksaan vaksinasi dan menurunnya angka pasien Covid-19, beberapa negara rupanya telah membuka pintu wisata untuk wisatawan Indonesia dengan berbagai ketentuan. Negara apa saja? Dan apa saja hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum travelling ke luar negeri di masa pandemi? Temukan jawabannya ...

Setelah berdiam diri di rumah selama lebih dari 1,5 tahun sejak dinyatakannya dua orang warga Depok – Jawa Barat, positif Covid-19, berbagai lini kehidupan mulai terdampak. Salah satu bidang yang dampaknya cukup besar adalah pariwisata.

Tahun 2019, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio mengungkapkan terdapat 6-7jt wisatawan Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri. Angka ini terus merosot seiring dengan ditutupnya pintu wisata ke luar negeri demi meminimalisir penyebaran Covid-19.

Seiring dengan pelaksaan vaksinasi dan menurunnya angka pasien Covid-19, beberapa negara rupanya telah membuka pintu wisata untuk wisatawan Indonesia dengan berbagai ketentuan.

Menggandeng Handy Wibowo, seorang Tour Consultant dan Tour Leader yang sudah menekuni profesinya sejak 2012, IziRoam mengadakan bincang santai membahas seputar travelling ke luar negeri. Termasuk negara-negara yang sudah membukakan pintu wisata untuk turis Indonesia dan persiapan yang dibutuhkan. 

Negara-negara yang telah buka untuk wisatawan Indonesia

Beberapa negara memang telah buka untuk wisatawan Indonesia namun dengan berbagai ketentuan. Adapun negara yang telah menerima wisatawan Indonesia adalah:

Turki

Turki merupakan salah satu negara yang sudah membuka pintu wisata untuk turis Indonesia. Negara yang terkenal dengan Hot Ballons di Cappadocia ini bahkan tidak mewajibkan turis untuk vaksin sebelum ke sana.

Namun, ada peraturan yang wajib diketahui yakni hasil negatif PCR 3x24 jam sebelum keberangkatan. Hasil PCR tersebut juga akan menjadi salah satu syarat terbang dan wajib ditunjukkan di bandara negara tujuan.

Namun perlu dicatat juga, bahwa seiring dengan pergantian syarat ketentuan PCR yang begitu cepat, pastikan untuk menghubungi air lines yang akan digunakan terlebih dahulu sebelum melakukan PCR. Hal ini penting untuk mengetahui update masa berlaku hasil PCR yang ditetapkan oleh air lines.

Bagi kamu yang sudah rindu ingin melihat langsung keindahan Pamukkale serta mencoba terbang dengan hot ballons di Cappadocia, bisa mulai persiapan pakaian, kesehatan hingga biaya perjalanan untuk kembali bersenang-senang.

Amerika Serikat / USA

Sama halnya dengan Turki, USA juga telah menerima wisatawan Indonesia tanpa perlu vaksin dan karantina terlebih dahulu. Selain itu, traveller yang ingin berwisata ke USA juga bisa vaksin di sana.

Kondisi ini menjadi salah satu alasan banyak travel agent yang sudah menerima open trip dan membuat paket khusus traveling Amerika.

Punya rencana menjelajah Amerika saat pandemi namun belum vaksin? Jangan khawatir, kamu bisa hubungi langsung travel agent terpercaya untuk booking paket traveling Amerika, siapa tahu justeru di sana kamu berkesempatan dengan lebih mudah mendapatkan vaksin.

Swiss

Swiss adalah salah satu lokasi seri televisi romantis dari Korea Selatan yang diperankan oleh Hyun Bin dan Son Ye-jin. Dalam setiap scene yang berlatar Swiss, penonton tak hanya takjub dengan tokoh yang dipertontonkan oleh Lee Jeonghyeok dan Yon Se-ri, pemandangan alam Swiss yang begitu memukau bak lukisan juga ikut menjadi daya tarik dalam ini.

Kabar baiknya, Swiss juga telah membuka pintu wisata untuk turis dari Indonesia, bedanya, negara ini mewajibkan calon traveller untuk terlebih dahulu mendapatkan vaksin. Sayangnya, penerima vaksin Sinovac belum diizinkan masuk ke Swiss. Selainnya, vaksin seperti Moderna, Astrazeneca serta Pfizer bebas untuk masuk.

Seiring dengan informasi penerimaan wisawatan Indonesia ke Swiss, Online Travel Agent (OTA) berlomba-lomba membuat paket wisata ke Swiss.

Sederet negara lain di Eropa yang juga telah menerima turis Indonesia untuk berwisata antara lain Swiss, Finlandia, Serbia, Ukraina dan Croatia dengan ketentuan vaksin yang diizinkan di masing-masing negara.

Persiapan yang dibutuhkan

Selain memberi perhatian terhadap vaksin, traveler juga perlu mempersiapkan beberapa hal seperti visa yang disesuaikan dengan negara tujuan, PCR yang menunjukkan hasil negatif, serta koneksi internet yang stabil untuk mendapatkan berbagai informasi tambahan yang dibutuhkan di negara tujuan.

Salah satu pilihan jasa sewa internet ke luar negeri adalah IziRoam. Selain koneksi internetnya yang stabil, keunggulan lainnya dari sewa internet ini adalah:

  • Traveller tak perlu repot lagi untuk mencari local sim card di negara tujuanTraveller tak perlu khawatir lagi akan kehilangan Sim Card pribadi karena harus mengganti sim card selama travelling untuk mendapatkan koneksi internet
  • Membantumu untuk tetap update berita dengan orang tersayang di Indonesia
  • Membantumu untuk tetap eksis di media sosial membagikan keseruan selama liburan
  • Prosedur penyewaan yang sangat mudah, kamu bisa sewa modem wifi luar negeri di sini
  • Dimensi modem wifi ke luar negeri yangg cukup ringan untuk dibawa selama bepergian
  • Modem IziRoam dapat pula difungsikan sebagai power bank
  • Ketahanan baterai yang panjang, yakni hingga 16 jam (bila tidak digunakan sebagai power bank)
  • Modem IziRoam disupport pula dengan kabel dan charger
  • Koneksi internet bisa berbagai dengan hingga maksimal 5 gadget
  • Prosedur pengembalian modem juga mudah

Selanjutnya adalah pastikan untuk download aplikasi e-HAC. Aplikasi ini adalah singkatan dari elektronik – Health Alert Card yang merupakan Kartu Kewaspadaan Kesehatan. Di dalam aplikasi ini, traveller akan diminta untuk mengisi data diri seputar kesehatan pribadi dan pengisiannya akan diperiksa di bandara tujuan.

Yang terakhir, pastikan untuk selalu menggunakan masker di negara tujuan demi kepentingan pribadi.

Gimana? Siap untuk traveling ke luar negeri?